17 Maret 2020 10:13:03
Ditulis oleh admin

Kaleman,Tradisi Yang Masih Lestari

Brangkal- Senin ,Tanggal 16 Maret 2020 bertempat di Balai Desa Brangkal Kecamatan Parengan kabupaten Tuban.Sejak pukul 08.00 WIB pagi masyarakat berdatangan,Dengan membawa wadah yang berisi uler-uler (pleret).Mereka berkumpul di Balai Desa untuk acara Doa dan tahlil bersama dalam rangka "Kaleman" yaitu tradisi mensyukuri tanaman padi di saat akan tumbuh bulirnya .Tradisi yang masih lestari di Desa Brangkal .banyak masyarakat datang untuk melaksanakan adat yang tiap Musim Tanam padi ini di laksanakan.

Acara yang di hadiri oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa ,Bhabinkamtibmas,Babinsa,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan warga itu cukup meriah,d mulai denga bacaan tahlil dan di lanjutkan seambutan dan tausiyah kemudian di akhiri dengan Doa bersama ,meminta kepada Tuhan YME agar di beri keselamatan.panen yang melimpah tanpa ada penyakit atau hama pada tanaman.

Warga masyarakat membawa makanan yang sangat khas,yaitu uler uler(pleret) makanan dari tepung yang di beri adonan dan di beri warna warni dan parutan kelapa ,yang di bentuk seperti bunga mawar ,ini sangat manis dan gurih,di sukai oleh warga.di era yang modern ini mungkin makanan yang asing,makanan tradisional yang di kenal warga desa khususnya para petani,karena ini adalah makanan atau jajanan yang wajib di sediakan di saat merayakan Kaleman .

setelah doa bersama selesai kemudian masyarakat kembali ke rumah masing masing ,untuk membawa Uler uler ke sawah ,di sana di taruh di Pojok sawah(pematang) .Dan berakhir pula adat Kaleman.dan berharap semoga panen tahun ini melimpah dan membawa kesejahteraan pada petani.(bay kiss)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus